Terbiasa Tidak Ada

Tidak semudah itu untuk melepasmu, ketika rindu pun tak pernah bisa dinegosiasi :


Yang paling benar, melepaskan tidak pernah menjadi bagian yang indah. Tidak pernah pula menjadi bagian yang tak menawarkan pahit, tidak bisa pula menyerupai kebahagiaan. Melepaskanmu apalagi, tidak pernah menjadi hiburan. 


Aku kini sudah terbiasa dengan apa yang kujalani. Dengan setiap koridor waktu yang tak pernah ada kamu, aku juga tetap bisa mengisinya. Tidak perlu khawatir, tidak perlu pula kau pikirkan. Karena kutahu, yang kulakukan kini adalah menenangkan diri sendiri saja. 


Melepaskanmu bukanlah hal yang sederhana, setidaknya saat itu aku butuh waktu. Ketika kepalaku sudah disandarkan ke bantal dan kakiku sudah terjulurkan di atas tempat tidur, yang hadir dalam pikiran adalah kenangan dan pengalaman. Kusadari sekarang aku sebenarnya adalah pemboros waktu, menghabiskan daya pikir untuk bertemu dengan kau dalam imajinasi yang tersenyum dengan ramah. Kukira itu adalah masa depan kita lagi, ternyata adalah pengalaman yang tak terulang. 


Apa perbedaan kenangan dan kenangan?

Ketika yang kukenang adalah hari-hari kita

Ketika yang kupikirkan adalah kita

Ketika yang kusedihkan adalah kita. 


Ternyata, kini aku sudah terbiasa. Melepaskanmu ternyata sederhana. 


Kusadari aku tidak pernah ikhlas,

yang kumengerti adalah ternyata aku sudah terbiasa tidak ada dirimu. 


11032022 - mrafieakbar

Comments