Kita bertengkar,
berdebat, memutar keadaan
Akar yang ada akhirnya
tumbuh menjadi pohon yang lebat dan rindang
Begitupula kita,
Terkadang perlu diterpa
oleh hujan agar tumbuh menjadi sejati
Jelang datangnya kata
berpisah,
Kita mulai menutupi air
mata dengan menyekanya perlahan
Padahal tak tahan,
padahal tak karuan
Namun kadang kita
memang perlu menutupi keharuan
Kau pernah memarahiku
Kau pernah menghujatku
Kau pernah menghinaku
Kau juga pernah
menjatuhkanku
Namun menjelang
kesadaran atas diri sendiri,
Kusadari tak semuanya
perlu kutakuti
Karena kita bertengkar,
berdebat, memutar keadaan karena seharusnya seperti itu
Untuk menempa setia,
untuk menyadari semuanya bercanda
Sahabat sejati kadang
tak kokoh
Walau hati kadang tak
bisa ditokohi.
16072021 – mrafieakbar
Comments
Post a Comment