Sahabat Sejati Kadang Tak Kokoh

Sebuah musik penyerta :

Teruntuk : Nadia Hafni

 

Kita bertengkar, berdebat, memutar keadaan

Akar yang ada akhirnya tumbuh menjadi pohon yang lebat dan rindang

Begitupula kita,

Terkadang perlu diterpa oleh hujan agar tumbuh menjadi sejati

 

Jelang datangnya kata berpisah,

Kita mulai menutupi air mata dengan menyekanya perlahan

Padahal tak tahan, padahal tak karuan

Namun kadang kita memang perlu menutupi keharuan

 

Kau pernah memarahiku

Kau pernah menghujatku

Kau pernah menghinaku

Kau juga pernah menjatuhkanku

 

Namun menjelang kesadaran atas diri sendiri,

Kusadari tak semuanya perlu kutakuti

Karena kita bertengkar, berdebat, memutar keadaan karena seharusnya seperti itu

Untuk menempa setia, untuk menyadari semuanya bercanda

 

Sahabat sejati kadang tak kokoh

Walau hati kadang tak bisa ditokohi.

 

16072021 – mrafieakbar 

Comments