Buah Jambu yang Tak Kusuka

Kita makan.

Berdua, bertiga, bahkan dengan keluarga

Tapi kali ini aku sendiri

Menatapi jendela yang berembun, hujan yang tadi hadir.

 

Ku ratapi pohon-pohon mangga ramai

Tapi sekarang aku bangga tak bersama siapapun

Lebih lanjut, aku hanya melihat sedih

Terpaku pada rindu, juga pada kebohongan

 

Kapan terakhir kita bersama

Kian waktu, sebanyak itu, aku tak ingin jumpa padamu

Detik-detik lama sebelum mogok

Berhenti pada jam, berkutat pada detik

 

Siapa hari ini yang ingin berhenti dahulu

Ketika kau ingin sekarang, aku malah pikir nanti

Sekira seberapa hebat kau?

 

Sudah, berhenti.

Lanjut saja engkau makan di sana

Biar aku sendiri masih, berteduh pada pohon sedih

Sebelum engkau benar-benar ingin berhenti



Comments