Angkuhmu Seperti Mantanku

 

Sesungguhnya, aku sudah terlatih patah hati :

Amboi, sungguh bikin bingung
Ketika mataku tertuju selalu padanya
Mulai memikirkannya dalam keributan kepala
Berserakan semuanya di otakku yang paling dangkal
 
Kapan lagi kau akan hadir
Ke acara rumahan yang ada di rumah si dia
Yang penuh es buah dan jajanan luar negeri
Akhirnya kusadar kau yang buat ku hilang konsentrasi
 
Amboi, sungguh bikin linglung
Ketika korneaku bingung mau mengarah ke mana
Mulai mendustakan pandangan pertama yang pernah ada
Seakan seluruhnya di memoriku yang paling dalam, kau kuusahakan untuk hilang
 
Rupanya esok kau akan hadir lagi
Di acara rumahan yang ada di rumah si dia
Yang penuh es sirsak jeruk dan jajanan Korea
Akhirnya kusadar kau yang akan kuajak jalan-jalan
 
Wah, ternyata kini kita saling mengenal
Rupa tanganmu melembutkanku ketika berjabat
Ternyata pandanganmu tak seperti kukira
Karena kau tahu si dia adalah mantan terindah yang paling membenciku.

Comments