Nulis #2 adalah tulisan-tulisan yang dibuat spontan oleh Muhammad Rafie Akbar yang dilakukan di Instagram Stories dengan melibatkan teman-teman followers-nya dengan memberi kepadanya dua buah kata yang kemudian dirangkai menjadi kalimat sajak.
20 Agustus 2018
1
@harrisfal
Senyatanya kuat di lalu. Nyatanya aku saja yang selalu mencoba. Dia hanya telah diam saja, senyum, lalu tertawa.
2
@affifnikki
Demokrasi katanya padahal mulut saja yang ribut. Apep presidennya, masa depan Indonesia semerawut.
3
@isdiii
Merangkai laksana tangis ternyata dia jatuh otomatis. Melihat kamu beda, aku merasa kamu berubah. Melihat kamu resah, karena nyatanya ini semua tentang kita.
4
@akhtarghazali02
Rinai deras katanya mengguyur. Ternyata lebam pipimu yang terkena. Maaf akn tak bisa berada di sana, karena sudah malam. Maaf saya tak bisa di sana, tolong jangan lupa aku dalam kesendirianmu itu.
5
@rhiza_ak
Katanya kalau kami bersetubuh akan terjadi hujan. Awan dan air sudah harmonis, namun ada kedatangan orang ketika yang menggelegar, yaitu petir.
6
@dwianandaputrii
Apa yang perlu dirahasiakan ketika nyatanya aku juga butuh. Buka saja semuanya! Sahabat berdebat suka canda, sahabat plagiat suka mengada-ada.
7
@vierizandriyftrd
Katanya meraih mimpi harus setinggi angkasa, namun nyatanya tak perlu membangun roket. Kerja saja dengan rajin, agar kamu ada yang mikirin. Untuk masa depan, bersamanya di pelaminan.
8
@radenaryasanjaya
Panas pantat bila duduk saja. Katanya harus disertai kerja nyata. Jangan hanya makan lauk pauk saja, nanti anda paok. Gilakan saja semuanya! sampai semuanya mengangkat tangan padamu sambil menepuk empuk.
9
@salwaafpi
Dulu kita kenal pada senja, saat kacamata hanya sebuah keunikanmu. Dari dulu yang ku tahu kamu takut geluduk, karena nyatanya tak ada yang memeluk. Sekian Salwa! Kamu selalu cantik setiap hari sang pelipur lara!
10
@safirafitriany
Fira Fira, jangan bercanda. Rafie Rafie pakai e. Sehingga tidak sama denganmu. Dan juga bukan pelampiasan curhat atas rindumu pada doimu.
11
@aisyah.ahmady
Cari saja ke bulan, apakah dia sedang di sana. Lowongan kerja hatimu bentar lagi ditutup, jangan berharap doi manusia. Mimpikan saja dia Superman!
12
@sidrahrahmii
Nusa-nusa masih terpisah sekat, terikat daripada keterpaksaan. Generasi masa depan jangan terus kerjanya makan coklat, tolong ciptakan Indonesia tanpa risau kegalauan!
13
@muhammadalfisitepu
Mengartikan terkadang tak gunakan aksara. Hanya butuh dipandang, dirasa, agar kehidupan ini tak kunjung hanya menjadi kenangan.
14
@melvinaluthfia
Dia memang masa lalu. Hanya mantan yang pernah menduduki jabatan hatimu. Tapi kan dia bisa nambah periode, hingga seumur hidup sampai menjadi penguasa tetap sepenuhnya hatimu!
15
@tdragonz11
Seperti ketetapan resah. Kita tak ingin dia mulai lagi. Tapi ketika kita butuh, mengapa tak kita panggil saja bila rindu?
16
@amelia_putri08
Meong-meong, kucing mengerang keras. Bukan singa sang raja hutan dekat selat. Dorong-dorong kuat lepas pelukan. Cewek imut di sini mau lewat, awas dong.
17
@chardmnl_
Jauh sekali pandanganmu. Hingga sawah pun menjadi lukisan. Siapakah gerangan yang mengetuk hatiku? yang diam-diam mengambil alih mataku menuju matamu.
18
@brirobicer
Agar kelihatan romantis saja para pujangga selalu sebut senja? Padahal yang lebih istimewa adalah teman yang datang melihat senja bersamamu.
19
@muhmdhabib
Katanya aku cinta OSIS, teriak malam-malam. Katanya aku anak spensa, serontak gembira tergila-gila. Jaga integritas, jangan memanas. Jaga cewek-cewek yang di situ, agar mereka tidak hilang dari permukaan.
20
@vanyaazzahra
Suara hati tak pernah serak, tapi terkadang sakit sendiri di dalam. Tenangkan saja, minum air putih, ludahi masa lalumu!
21
@mahograyuda
Perkara mudah itu untuk melepasmu. Cobaan saja yang datang terus, rindu menghiburku dengan kenang-kenang lama. Tak mungkin juga lupakan karena ternyata aku tak harus mencoba, namun harus dengan giat mencari penggantimu.
21 Agustus 2018
22
@mrafii15
Kayu jati kuat, manusia mampu memotongnya. Apalagi dengan kuatnya hati atas kekecewaan, jaga dirimu karena kita mampu.
23
@mgemiilangg
Jangan apatis terhadap sikapku. Rangkaian rindu terbangun karenamu, namun ternyata engkau yang menghancurkannya diam-diam karena tak ingin lagi aku bersama di sana.
24
@rizky.sarwono
Kemarin aku hadir di tengah pesta langit. Semalam sendu hanya rindu yang datang ketika mantan kekasih hanyalah lalu,yang ternyata engkau lebih parah jua. Kasihan deh lu.
25
@agha55
Kring, kring hatiku kering. Dreng, dreng ternyata aku cengeng saat mengingatnya. Operator telepon bilang, “Nomor yang anda tuju sudah miliki yang baru, mohon untuk nikung dia lagi secepatnya.”
26
@harviakbar
Sekian resah rupanya terinspirasi pada masa itu. Pengaruh terbesarnya adalah ketika candamu. Penyesalan hebatku adalah mengapa aku harus pernah jumpa dengamu.
27
@affifnikki
Pecah, kecuali tergigit tikus masih bisa diganti. Dasar tikus berdasi! Uang negara bukan Tupperware!
28
@alya_andriyani
Sepertiga malam aku mencoba menikung. Bukan dengan gombal, bukan dengan melodi, hanya butuh tadahan tangan berdoa padaNya supaya engkau sadar.
29
@luckyadwjy.prnwd
Saudara disayang nyawa melayang. Kesedihan hanya bagian dari sendu ketika getaran menghancurkan. Jangan resah, guncangan ini hanya untuk mengingat. Bahwa hati kita juga jangan terguncang keras takut, pasan senyum jangan merengut.
30
@rrp0912
Jelas aku sudah nyerah karena memandang ke sana saja aku lelah. Akhiri saja sampai sini, mungkin nanti suatu waktu aku ada eksperimen lain untuk mendapat perhatianmu.
31
@zahrazahirasalsabila
Ketika aku tersedu-sedu ternyata tak kunjung ada yang usap. Menunggu pelukan yang ada, tapi tak nyata. Rupanya dia tak sebaik itu dan hanya Allah yang mampu mengusap sekaligus melukis senyum di wajahmu.
32
@abrorashilsir
Lengkung apa yang manis? senyum-mu. Tangan siapa yang lembut? telapakmu. Rasa apa yang indah? kasihmu dong sayang.
33
@adindaapulungan
Tumpah ruah rindu, jerah sudah aku. Kenyataannya pernah menyatu, namun sekarang menyakitkan hati di kala membaca pesan-pesan lama darimu.
34
@tengkusyahiraaqila
Sombong bukan sebahagian dari iman. Qila, jangan jadi gila. Itu saja, makasih.
35
@mrizkysyahpputra
Ciko adalah sebuah nama. Kontestasi politik tidak mengizinkannya. Padahal jika bersama Apep, dia menjadi wakil presiden pasti Indonesia sejahtera!
36
@mhdfathurrachmn2
Baik-baik saja kamu di sana. Biar saja kamu menjadi suatu kenang di antara genangan yang berkumpul dari rintis mataku. Yakinlah ada yang baik lagi, mungkin orang lain. Tapi ingatlah aku sendiri, bahwa sebenarnya akulah yang terbaik.
37
@rhnsyh_17
Pejuang yakin akan berhasil. Yakin akan mendapat dan yakin bahwasanya dia sanggup. Tuk dapatkan dia, mungkin cukup satu kata yakin, yaitu yakin dia untukmu.
38
@lala.aulia
Dahulu dengannya aku tak pernah berhenti mengetik setiap detik. Kenangan adalah sejarah hidupku yang letih namun dengannya masih memungkinkan untuk didapat lagi.
39
@mfachrurrazie
Kalau adikku ganteng, pasti abangnya tampan.
40
@black.emberr
Batu ada di tanah, laut berisi air. Jangan terlalu keras mengharapkannya, nanti tangismu mengalir.
41
@1lanzapohan
Bulan adalah pembantu malam, bintang adalah pengawalnya. Jangan ribut dengan masa lalu kelam, menangkan prestasi langit demi membanggakannya!
42
@agra.anugrah
Merendahlah jika kamu merasa tinggi, agar orang dapat melihatmu jelas. Sabarlah jika kamu direndahkan, berarti kamu pendek.
43
@jessicasimamoraa
Maaf bila ada ketidakpastian. Yang tidak mungkin berhenti adalah mencintaimu dan yang pasti adalah itu akan selalu!
44
@mandaftmptr
Kita diberi jarak agar saling rindu, biar sayangnya gak terhalang dan disertai kasih agar tak kunjung hilang.
45
@mutiararmdnii
Aku mengikuti alunan hanya untuk tetap bersamamu. Sebagau teman di samping tubuhmu, dan sebagai kawan setia yang ada di setiap keresahanmu.
46
@fildzahauliia
Sekian saja kisah cinta kita. Terserah mau dibuat sedih, terserah juga bila ingin tinggalkanku sendiri.
47
@michaelbayutama
Tak sampai-sampai hingga kini, atau dia sebenarnya takkan hadir. KAsih, tolong datang. Agar jerahku terlepas, agar perkara hari kita selesai.
48
@indygorzd
Nyatanya sudah cinta dari dulu, namun dianggap sahabat. Sebenarnya sudah sayang dari lalu, tapi jadi pelampiasan saja.
49
@citraameliag
Mantan pacar jangan dimusuhin, tetap baik saja. Jangan juga ditendang, dulu dia setiap hari panggil kamu sayang. Oleh karena itu, cintailah mantan.
50
@elisabeth_steffany
Berat nostalgia saja masih bisa diangkat bila kuat. Namun ketika tak sanggup, ternyata memang sulit untuk melupakannya.
51
@aanandanovita
Dia itu masa lalu, jangan terlalu ditanggapi lagi. Dari ketidakjelasannya itu kita tahu, bahwa dia tak pernah serius atas rasa ini,
52
@...
Sekali teriak, tersentak HA semua. Batu cincinnya mengetuk pintu, terguncang meja-meja. Dasi jangan pernah lepas agar tak dipukul, hatimu jangan terlalu cinta apabila tak ingin tersungkur. Itulah ayah para anak padi, Ayah Adlin.
53
@ariefardiansyahharahap
Hampa saja kerjanya, tanpa dirimu. Terkejang-kejang saja hatimu, ketika akal sehat manusia sempurna malah diprioritaskan hanya untuk jatuh cinta.

Comments
Post a Comment