
Utara dan Selatan terbagi istilah, namun kenyataan dunia ini tetap di bumi. Bukan luar angkasa yang bisa habiskan pertemuan :
-
Bisa jadi satu kali dalam hidupmu, kau bisa merasakan suatu hal yang sebenernya nyata kau anggap kebohongan. Bukan dari segala hal yang tak pernah terjadi dengan lepasnya hidup, malah karena ujaran yang mereka kau pedulikan. Dan kau lupa masih banyak manusia lain yang memedulikanmu. Dari berbagai hal yang buatmu sakit kau juga akhirnya mengetahui bahwa ini semua bukan karena kau yang terluka, justru kau takut meredakannya.
-
Semua orang bisa berbohong padamu. Berdusta dengan kata-kata yang mereka uraikan, dan bahkan dengan ribuan diksi yang mereka buat sendiri. Mata mereka menerawang langit karena khawatir ada yang melihat. Memandang sekitar takutnya ada manusia kepo menegur. Lupa bahwa perasaan ketika sendiri pastinya masih dilihat. Oleh malaikat, bahkan Tuhan.
-
Di balik itu semua, di senyum yang kau buat dan bahkan luka yang kau sengaja tutup-tutupi. Akhirnya kau sadar bahwa yang disakiti bukan berarti tak bisa bangkit. Hanya engkau saja yang tak ingin menendang sakitnya. Bukan berarti menyiksa orang yang menyakitimu, justru buatlah dengan cara yang lebih baik. Doakan dia misalnya.
-
Lewat banyak pesan yang kau buat dengan sengaja, bukan hanya sekadar mengabari. Justru aku ingin setiap katamu itu tak tertelan kemudian diolah menjadi air besar. Justru sekecil-kecilnya perhatian yang kau buat itu adalah paksaan bagimu. Dan olehku, itu hanya angin yang bisa kusapu.
-
Mendengar banyak berita. Gusaran dan khawatir bermunculan. Ada banyak manusia yang khawatir padamu, ada yang perhatian bahkan ada yang hanya terduduk santai di sana sambil membaca tulisan ini sambil membayang-bayangkan siapa engkau. Baiklah, itu saja inginku.
-
Jika terlebih lagi bisa kau upayakan yang masuk akal. Tolong langsung masukkan saja. Karena ketika aku memaksakan pintu terbuka, aku lupa bisa dicuri maling. Ketika aku mengunci hati, aku lupa kadang kuncinya kutinggalkan bergantung sampai ada yang menerobos masuk. Jadi, pintu bukan hanya kayu. Lebih dari membuka keindahan yang nyata atau bisa jadi kekumuhan yang tak diurus pemerintah.
-
Perbedaan gradasi, warna hati, dan bahkan saturasi yang buat hitam-putih. Aku syukuri hidupku masih berwarna tanpamu. Instrumen yang digunakan dalam pembuatan cerita baru. Aku tidak memaksa untuk menulisnya sekarang atau mencoba menyelesaikannya segera. Harus lebih dari itu.
-
Jika malam yang kita pandang berbeda,
Setidaknya aku tahu khatulistiwa itu khayalan
Bahwa dunia dibagi oleh mimpi manusia
Dan imajinasi yang terpasang di otaknya terus berjalan
Jika pagi yang kita nikmati berbeda,
Setidaknya aku tahu bumi masih di garis edarnya
Bahwa dunia dibangun oleh antariksa yang berjauhan
Dan kenyataan semu yang terkuatkan di nalar yang terus berpikir
-
Jika tak ada senja, aku tidak apa-apa
Dunia dibagi untuk kita berjauhan
Namun jika tak ada kamu, aku khawatir.
Karena kusadar, dunia dibangun untuk kita yang diam-diam saja.
Kepada siapa saja yang sadar
12112019 - mrafieakbar
Comments
Post a Comment