semuanya memiliki batas dan jarak
bahkan tembok pemisah
dari duri yang ngeri
dan dari batu yang tak bisa lebur
seperti mata indahmu dahulu
tak pernah kupandang tetap
karena aku seorang pemalu
dan tak pernah mau mengungkap
heningan cipta saja waktu upacara
sorak raya jiwa terkadang
namun sudah semua sekarang apa saya
aku tak lagi menjadi yang kamu sayang
seperti jarak a dan c dipisahkan oleh b
seperti jarak antara benci dan cinta yang berlebih
seperti jarak r dan t yang dipisahkan s
seperti jarak menyeker ayam dengan tanah yang padahal dibatasi oleh es
jaga saja hati jika tak kuat
mungkin sudah diam saja yang tepat
tertawa saja terus dengan kuat!
sehingga mudah dendam menjadi cinta yang takkan pernah mengumpat
terlebih mengenai dirimu
sang indah mata dengan alis tebal
setelah melepas dahaga para pujangga
dengan menulis di sebuah kertas lembar
01082018 - mrafieakbar

Comments
Post a Comment