Kotak Memori

Berkata satu kata, membuang semua ucapan
Mendengarnya berbicara, mengabaikan seluruh ungkapan

Jiwaku terhempas dalam suatu kotak memori
Dimana aku membuang perasaan lalu untuk menunggu yang baru
Aku tak biasa menjalani hidup seperti ini
Dimana aku hidup tanpa dirimu
Aku masih berharap engkau disini

Sekarang letakku sudah jauh
Dari ujung ke ujung
Ke tangisan yang tak kian bisa dibendung
Hatiku menangis, karena telah diiris
Tanganku sakit, karena terus merakit
Badanku bergetar, karena sekarang terdampar

Memang tak semuanya bisa berarti
Namun yang lalu kau sudah pernah ungkapkan janji
Dimana kotak imajinasi itu sudah pernah kubayangkan
Dan sekarang entah dimana letaknya

Abstraksi hidupku tulis dari awal kelahiranku
Unsur-unsur jiwaku sudah terbentuk dari dulu
Namun hanya kau, yang baru
Hanya kau, yang kutunggu
Dari masa lalu, yang mungkin saja tak akan berlalu lagi di depan mata

08082017 - mrafieakbar

Comments