Berkelana ke dalam Fatamorgana Kerinduan

Jiwa meredakan penyakit kerinduan
Dimana letaknya aku yang sedang berdiam diri
Memandangi langit gelap yang tak banyak cahayanya
Disini, di kotaku aku berada

Aku rindu dengan masa lalu
Dimana aku pernah berjalan dan berlari disana
Suka cita, suka duka dilalui
Bingungnya hati ini kalau teringat hal itu

Aku pernah hidup di masa itu
Dimana aku pernah menuliskan beberapa syair
Yang menandakan bahwa waktu itu mau habis
Yang menandakan bahwa jam itu sudah akan berakhir

Kerinduan ini tak bisa terlepaskan
Dari jarak dan waktu yang pernah ditelusuri
Hati ini memang punya jarak denganmu
Tapi waktu yang akan menentukan kapan itu sudah dekat

Keberadaan perasaan itu bisa hilang
Tatkala kau sudah bosan
Padahal kau salah sendiri
Mengapa kau berlari meninggalkan dirinya?

Entah kapan aku akan bersiap diri
Menghadapi selebih banyaknya jalanan
Jalanan lumpur, jalanan tanah basah
Yang kalau kulalui, membekaskan kotoran

Sudah sebaiknya aku berhenti
Dan sudah seharusnya cepat mengejar mimpi
Tak apa-apa membekas, tak apa-apa jatuh
Tapi apa mungkin aku sanggup?

Sungguh, aku baru tahu arti kasih sayang
Dimana merindukanmu sangatlah berarti
Kelana kedalam fatamorgana aku berjalan
Walaupun hanya khayalan, dan tak mungkin terjadi lagi

Comments