Mendung


Panas terik matahari terkena melewati atmosfer
mengatakan bahwa hari ini adalah siang
sang rembulan sedang tidur, istirahat sejenak
mencoba untuk menunggu giliran nanti malam

suatu gelembung rintik hujan tiba-tiba jatuh
terkena ke tanah rumput di dekat taman
basah di gudukan hijau dan menyuburkan tanah
seakan makhluk dalamnya bersyukur terima kasih

suatu hari yang akan datang ku akan pulang
melunasi segala janji dan memenuhi yang diinginkan
beberapa waktu tak mudah langsung dimengerti
namun dalam beberapa jalan kita mudah mendapat

sudah ada beberapa hal yang pernah kulewatkan
segala hal yang pernah tak kupedulikan
hingga kini ku hanya duduk termenung
di bawah langit diatas yang mendung

gerakan jalan yang pernah kulewati
gerakan yang tak bisa kujalani lagi
terpampang di sebuah gambar yang kusimpan
seakan itu adalah gambar monokrom yang berharga

beberapa tahun setelah itu ku kembali merindukanmu
mengingat apa yang pernah kita kerjakan
mengingat apa yang pernah kulakukan
otak dan kepalaku tak bisa melupakan itu

kenangan masa lalu tak perlu disesalkan
karena itu takkan terjadi kembali
kenangan masa lalu tak perlu dipermasalahkan
kita ada karenanya..

sekarang hujanpun sudah reda
meninggalkan embun putih di jendela
transparansi kaca kutatap terus
sambil merintikkan air mata yang tak kian habis

bagaimanapun suatu peristiwa akan terjadi
semuanya punya akhir dan harus dijalani
selangkah demi langkah bisa terjalani
meninggalkanmu yang juga mencoba menghindari

25012017 - mrafieakbar

Comments